Wednesday, 9 May 2018

Bab 1 JUALAN DI FACEBOOK


Buat Facebook baru

Kenapa sih harus buat Facebook baru?
Simple saja. Untuk memisahkan antara Facebook pribadi dengan Facebook jualan.
Emang kenapa kalau pakai Facebook satu saja untuk pribadi sekalian jualan?
Udah jangan bantah!
Iya deh mas :D hehe

Kalau kita pakai satu Facebook untuk pribadi sekaligus untuk jualan. Teman kita di Facebook akan merasa bingung dengan kita. ‘Nih orang mau apa sih, sekarang curhat-curhatan eh besoknya malah jualan’. Coba deh Anda bayangin. Anda punya toko baju yang besar. Ketika ada pengunjung yang datang eh malah Anda sibuk curhat dengan pengunjung toko Anda. Aneh nggak kira-kira? Aneh kan. Harusnya pengunjung datang kan ditawarin produk, bukan malah curhat. Nah, gimana sudah dapat gambaran?
Lanjut materi ya...

Setelah jadi Facebook baru. Atur dulu di pengaturan.
Caranya :
  • 1.      Buka Facebook. Lalu ke pengaturan. Carai ‘Nama’ lalu sunting. Klik ‘Nama lain’ lalu sunting dengan nama bisnis Anda. Nanti nama lain itu akan muncul dibawah nama asli kita.
  • 2.      Cari bagian ‘intro’. Isi intro dengan deskripsi bisnis Anda
  • 3.      Cari ‘foto unggulan’. Lalu ganti foto unggulan dengan foto produk Anda
  • 4.      Cari bagian ‘Tentang’ lalu tambah pendidikan, ketrampilan dan pekerjaan. Tambahkan masing-masing 5-10.



Mulai tambah pertemanan yang sesuai target market

Kalau mau add friend jangan asal-asalan add. Kalau niat kita buat Facebook baru untuk jualan ya harus memiliki pertemanan yang sesuai target. Contoh, mau jualan kosmetik tapi 90% pertemanannya cowok. Ini kan nggak pas. Harusnya ya cewek yang usianya sekitar 17+. Alasannya jelas, agar sesuai dengan target market kita.

Khusus buat Anda saya kasih tau deh caranya agar bisa memiliki pertemanan yang sesuai target market kita. Apa sih yang enggak buat Anda! Ciyeee...

Pertama, cari Fanspage atau halaman yang sama atau mirip dengan bisnis Anda. Saya pakai contoh kosmetik lagi ya. Anda bisa cari Fanspage atau halaman yang membahas tentang kecantikan atau tips kecantikan. Cari yang followernya lumayan banyak. Nah setelah dapat mulailah kita add friend yang ada di halaman tersebut. Supaya lebih berkualitas. Cari yang statusnya banyak yang like and coment. Nah yang like and coment itu bisa mulai kita add friends. Gimana mudah kan? Kalau mau belajar semua akan mudah deh.

Kedua, pakai PC atau Laptop. Caranya buka Facebook jualan Anda. Lalu buka tab baru, kunjungi link berikut ini www.searchisback.com (Jangan lupa dicatat)
Apa sih fungsinya situs itu?
Dengan situs itu Anda bisa memfilter sesuai target market Anda. Ada banyak hal yang bisa Anda atur sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Anda bisa atur gendernya, lokasi atau alamatnya, pekerjaannya, sekolahnya, halaman yang disukainya (paling penting), usia atau tahun kelahirannya. Ini keren banget dah. Bakal bantu Anda untuk menemukan teman yang sesuai target market Anda. Dan GRATIS!


Tampilan dari Search Is Back

Sok kenal sok dekat (SKSD)

Apa maskudnya?
Setelah melakukan add friends saatnya kita pakai taktik sok kenal sok dekat (SKSD). Bagaimana cara bermainnya taktik ini?

Setelah permintaan pertemanan kita diterima jangan sungkan-sungkan untuk inbox mereka dengan sekedar ucapan terima kasih telah menerima pertemanan dan perkenalkan diri Anda. Dengan taktik SKSD ini bukan berarti Anda bebas chat dengan mereka. Namun tetap jaga wibawa dan sopan santun. Karena mereka adalah target market yang akan menjadi  calon pembeli produk kita. Bersikap ramahlah terhadap mereka. Buat mereka nyaman dulu dengan kita.

Apa saja yang perlu dilakukan dalam taktik SKSD ini? Kalimat apa yang pantas untuk digunakan dalam taktik SKSD?

Pertama, Sapaan. Sapaan ini bisa berupa kata hai, hai sis, hai bro, hallo, selamat pagi siang sore atau malam, atau kalau muslim bisa juga pakai salam ‘Assalamu’alaikum’.

Kedua, ucapan terima kasih. Ini salah satu yang terpenting. Dengan mengucap terima kasih artinya kita menghargai mereka yang telah menerima permintaan pertemanan. Contoh, ‘Terima telah menerima pertemanan saya’ atau ‘Terima kasih telah bersedia menjadi teman saya di Facebook’

Ketiga, perkenalkan diri Anda. Nah ini salah satu tujuan taktik SKSD. Agar mereka yang menjadi teman kita di Facebook itu nggak hanya sekedar teman tapi juga kenal. Bagaimana mau jualan kalau nggak kenal. Kalau mereka nggak kenal biasanya mereka akan males baca status kita. Kalau kita jualan mereka nggak percaya. ‘Ah dia itu siapa sih’ begitulah kura-kura. Eh kira-kira, hehe.

Keempat, doa. Ya jangan lupa doakan mereka. Contoh, ‘Semoga sehat selalu ya’ atau ‘Semoga rezekinya lancar ya’

Kelima, mulai cari tahu mereka. Bisa tanya-tanya soal alamat, hobi, pekerjaan dll. Bawa percakapan akan tetap mengalir. Disini kita bisa gunakan soft selling. Jualan tapi kesannya nggak jualan.

Perhatikan contoh taktik SKSD ini:

Admin : Assalamu’alaikum. Terima kasih telah bersedia menjadi teman di Facebook. Semoga selalu diberi kesehatan dan keberkahan ya kak.
Costumer : Wa’alaikumussalam. Sama-sama. Amiin.
Admin : Perkenalkan saya Imron. Kalau boleh tahu kak (Sebutkan namanya) dari mana ya?
Costumer : Saya dari Kudus
Admin : Wah dari Kudus ya kak. Kalau saya dari Jakarta.
Costumer : Oh iya.
Admin : Kalau boleh tau kakak kerja, kuliah, atau sekolah?
Costumer : Saya udah kerja di PT (...)
Admin : Wah seneng ya kak udah punya penghasilan sendiri.
Costumer : Iya.
Admin : Saya juga berusaha untuk punya penghasilan sendiri kak. Makanya saya sekarang coba jualan kosmetik (sebutin produk). Siapa tahu ini rezeki saya kak.
Costumer : Oh jualan kosmetik ya.
Admin : Iya kak. Kakak biasa pakai kosmetik apa?
Costumer : Wah saya jarang pakai kosmetik malahan.
Admin : Oh begitu ya kak. Kalau saya pakai kosmetik (sebutin produk). Soalnya... (sebutin keunggulan produk). Kalau mau lihat produk-produk bisa lihat di... (Facebook atau Instagram atau Blog) saya.
Costumer : Oh iya nanti saya tak lihat-lihat dulu ya. Siapa tahu cocok.
Admin : Oke kak.

Gimana? menarik kan? Pasti menarik !
Lanjut materi besok ya!

No comments:

Post a Comment

Bab 2 JUALAN DI FACEBOOK

Lanjut materi kemarin ya! Atur jadwal update status Anda Setelah memiliki target market yang sesuai kebutuhan. Selanjutnya Anda ha...